Hidup tidak sendiri

Manusia tidak bisa hidup sendiri, begitupun dengan keyakinan kita terhadap agama orang lain yang harus dihormati.

Hidup harus ada tujuan

Di dunia kita hanya sementara, tujuan paling utama adalah ketika kembali kepadaNya dengan membawa ridhoNya.

Hidup tidak lepas dari alam

Meski secara kodrati manusia itu ciptaan yang paling sempurna.. tetapi tetap kecil diantara anugrah alam ciptanNya.

Hidup penuh Perjuangan

Hidup selalu lekat dengan perjuangan, ada riak, ombak dan batu karang yang harus dilewati... Semangat harus dikobarkan untuk mencapai tujuan

Hidup itu memberi manfaat

Sebaik-baik manusia adalah yang peling memberi manfaat kepada sesamanya....

March 8, 2017

Minuman Beralkohol di Kabupaten Sleman


Pengawasan dan Pengendalian
Minuman Beralkohol di Kabupaten Sleman



Oleh
Wiratno, SE.,MM*


Dalam Rangka Menerima masukan dari Masyarakat terkait Raperda tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol (Mihol), sekaligus sosialisasi terhadap raperda tersebut, DPRD Kabupaten Sleman mengadakan Public Hearing pada hari Jum'at 24 Februari 2017 yang diselenggarakan di balai desa Purwomartani. Tidak kurang dari 200 orang hadir dalam acara tersebut yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat di antaranya: Anggota karang taruna, Tokoh Masyarakat, GP Ansor, banser dan oragnisasi-organisasi pemuda tingkat pedukuhan.
Share:

February 27, 2017

Posisi Sekretaris Desa di Kabupaten Sleman


Posisi Sekretaris Desa di Kabupaten Sleman 
Kajian Raperda Tatacara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa 

oleh: 
Wiratno, SE.,MM* 

Rancangan peraturan daerah tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang didalamnya ada 'sisipan' pasal tentang penjaringan dan penyaringan calon kepala dukuh telah menuai kontroversi di masyarakat. Salah satunya adalah munculnya statemen dari paguyuban Dukuh Sleman Cokro Pamungkas yang akan berupaya mempertahankan tata cara pengisian dukuh melalui proses pemilihan seperti yang sudah berjalan. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum Paguyuban Dukuh Sleman Cokro Pamungkas Sukiman menegaskan, melalui pemilihan, proses pengisian dukuh menjadi bagian dari demokrasi. Dengan demikian jika tata cara pengisian itu diganti dengan sistem seleksi, maka akan menunjukkan adanya kemunduran berdemokrasi di kalangan akar rumput. Oleh karena itu, pihaknya berupaya mempertahankan keberlangsungan pengisian dukuh dengan jalan pemilihan seperti yang sudah lama dilakukan. 

Share:

Halaqoh Kyai-kyai Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sleman




Halaqoh Kyai-kyai Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sleman yang diselenggarakan oleh Majelis Silaturahmi Kyai, Ulama dan Tokoh NU Ahad Wage pada Hari Minggu Pahing 26 Februari 2017 bertempat di Pondok Pesantren AnNasyath Mlangi berlangsung dengan khidmad, lancar dan sukses. Di hadiri tidak kurang dari 90 an Kyai Pengasuh pondok pesantren, Anggota DPD RI Hafid Asrom, MM. Kakankemenag Sleman Drs. Zainal Abidin, M.Pdi dan beberapa Kyai Sepuh seperti KH.Salimi Mabaul Ulum, KH. Makmun M.Muro'i dan lain-lain. Halaqoh kali ini di inisiasi oleh KH Sami'an pengasuh PP AnNasyath dan KH Syakir Alli pengasuh PP Diponegoro yang merasa prihatin dengan kondisi pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sleman yang cenderung turun pamornya dan kurang diminati santri untuk menuntut ilmu agama, sehingga perlu di cari solusi dan terobosan-terobosan baru agar kebangkitan pondok pesantren di Kabupaten Sleman dapat terwujud. Respon dari para hadirin cukup menggembirakan, terbukti dengan terbentuknya formatur untuk membentuk kepengurusan koordinasi pengasuh pondok pesantren se Kabupaten Sleman yang terdiri dari KH Syakir Ali, KH Sami'an, K.M.Arifulhaq (FORSIP) dan KH.Ujang Sihabudin (RMI) dan K. Aminun. Wallahu a'lam
Share:

February 23, 2017

Melihat potensi NU di Pilkada Sleman 2015


Melihat potensi NU di Pilkada Sleman 2015


Oleh : Wiratno *

Sejalan dengan Perpu No.1 Th 2014 yang telah disahkan oleh Pemerintah dan DPR menjadi UU No.1 Th. 2015 (UU Pilkada), maka Pilkada di Kabupaten Sleman akan dihelat pada 9 Desember 2015 mendatang, namun tahapan-tahapannya sudah dimulai sejak Juni 2015. Dalam konstelasi kekuatan NU di Sleman merupakan salah satu basis yang harus diperhitungkan, kendati dominasi kelompok abangan lebih kentara dan muhammadiyah meskipun dari sisi jumlah mungkin lebih sedikit namun selama ini memiliki peran yang cukup besar terutama di birokrasi. NU di Sleman boleh jadi besar, namun klaim tersebut belum dibuktikan dengan data, sebab hingga kini belum ada survei yang dilakukan baik internal NU maupun lembaga survei, boleh jadi dikatakan besar karena banyaknya pesantren, madrasah dan masyarakat yang masih konsisten melaksanakan amaliah dan tradisi NU.

Share:

Belajar dari Bali (Puja Mandala: Miniatur Kerukunan Beragama)


Belajar dari Bali
Puja Mandala: Miniatur Kerukunan Beragama


Oleh:
Wiratno
Pengurus FKUB Kab. Sleman

Kerukunan umat beragama menurut FKUB (Forum Kurukunan Umat Beragama) Kab. Sleman dimana penulis menjadi salah satu pegiatnya, dapat digolongkan menjadi 2 (dua) makna, pertama adalah kerukunan antar umat beragama dan kedua adalah kerukunan intern agama. Kerukunan antar umat beragama menjadi domain FKUB sedangkan kerukunan intern agama menjadi domain wadah organisasi masing-masing agama yang ada di Indonesia, sebagai contoh untuk kerukunan intern agama Islam ada wadah yang bernama MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang merupakan organisasi yang menaungi semua ormas keagamaan Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhamadiyah, Persis, PSI dan lain-lainnya. Kemudian di agama Kristen ada PGI untuk menaungi umat kristiani dan gereja-geraja seluruh Indonesia, begitu juga dengan Parisade Hindu Dharma maupun Walubi untuk agama Hindu dan Budha.

Share:

Smart Regency Kabupaten Sleman (Sebuah Kajian I)


Smart Regency Kabupaten Sleman
Sebuah Kajian I


Oleh:
Wiratno
Penggiat IT (Kepala Pusat Komputer AA YKPN)

Smart City (untuk Kabupaten Sleman diistilahkan dengan Smart Regency) adalah sebuah konsep kota cerdas/pintar yang membantu masyarakat yang berada didalamnya dengan mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat luas dan masyarakat dunia usaha dalam melakukan kegiatannya ataupun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya. Smart City cenderung mengintegrasikan informasi didalam kehidupan masyarakat kota. Definisi lainnya Smart City didefinisikan juga sebagai kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat bahwa Smart City telah menjadi landmark dalam perencanaan kota. Dalam perkembangannya konsep smart city sudah banyak digunakan di kota-kota besar yang ada di Indonesia.
Share:

Smart Regency Kabupaten Sleman (Sebuah Kajian II)


Smart Regency Kabupaten Sleman
Sebuah Kajian II

Oleh:
Wiratno
Penggiat IT (Kepala Pusat Komputer AA YKPN)

Sebagaimana diketahui dalam janji Nawa Cita pemerintahan Jokowi-JK, disebutkan bahwa salah satu agenda besar pemerintah adalah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya. Langkah ini tentu harus dilakukan secara sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Terlebih seperti yang tercantum dalam poin ketiga Nawa Cita, pembangunan seharusnya dimulai dari desa-desa dan daerah dalam kerangka negara kesatuan. Untuk itu, penting kiranya memperkua
Share:

Tentang Saya

Hanya seorang manusia pada umumnya yang lagi banyak belajar tentang teknologi informasi, pernah kuliah di em em ugm kebetulan ngambil konsentrasi e-biz seputar TI lah. Saat ini lagi nyangkul di sebuah pts di Jogja dan aktif di berbagai forum dan milis teknologi informasi.

Recent Comments

Followers

Comments

Follow by Email

Subscribe to our email newsletter.

BTemplates.com

Blogroll

About

Tags 2

Recent Posts